Semoga Indonesia pun lebih besar lagi membantu gaza palestina seperti negara Turki



Turki mengirim pembangkit listrik terapung untuk Gaza


Agresi Zionis Israel mengakibatkan krisis listrik di Jalur Gaza. Terlebih pembangkit listrik satu-satunya di Jalur Gaza, Palestina, lumpuh setelah dibombardir militer Israe akhir Juli kemarin.

Sebelum pembangkit listrik itu diserang, Gaza yang bertahun-tahun krisis listrik hanya dijatah delapan jam untuk menikmati listrik setiap harinya. Namun, dengan lumpuhnya pembangkit listrik satu-satunya di Gaza tersebut, dipastikan penderitaan warga Gaza semakin bertambah.

Alhamdulillah, krisis listrik ini sekarang 'sedikit' berkurang dengan bantuan Turki yang mengirim pembangkit listrik terapung untuk kebutuhan warga Gaza.

Jalur Gaza membutuhkan setidaknya 360 megawatt listrik untuk memenuhi keperluan sektor sekitar 2 juta orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini