Hari ke 20: July 27, 2014 Korban Jiwa Lebih dari 1.000 di Jalur Gaza


korban pembantaian gazaSudah menjadi komitmen kami untuk terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait peritiwa kemanusian yang juga menjadi program yayasan yaitu peduli bencana dan secara spesifik peduli kemanusiaan peduli gaza , karena kami yang dekat dengan masyarakat Bogor Barat terutama darmaga sampai jasinga tenjo dan kami salurkan donasi anda melalui KNRP : berita terkini tentang gaza sebagai berikut :

SAM_1808

 Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, Sabtu, mengkonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa akibat agresi 19-hari militer Yahudi ke wilayah kantung Palestina itu telah mencapai 1.030, sementara lebih dari 6.000 orang lagi cedera.

Ashraf Al-Qedra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, memberitahu wartawan bahwa selama gencatan senjata kemanusiaan pada Sabtu, petugas medis sibuk mencari mayat lain dan orang yang mungkin selamat dari bawah reruntuhan bangunan.
Sebanyak 130 mayat ditemukan sejauh ini di bagian timur dan utara Jalur Gaza, kata juru bicara itu, sebagaimana dilaporkan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam. Mayat-mayat korban bombardir tentara Zionis Israel itu tidak bisa dievakuasi dari lokasi pembantaian karena petugas medis dan ambulance tidak bisa masuk ke lokasi akibat gempuran Israel yang terus menerus.
Gencatan senjata kemanusiaan selama 12 jam berlaku di Jalur Gaza pada Sabtu, setelah HAMAS dan Israel menerima satu usul PBB pada Jumat larut malam. Gencatan senjata sementara tersebut berakhir pada pukul 20.00 waktu setempat.
Namun demikian militer Israel melangar kesepakatan gencatan senjata tersebut. Saksi mata penduduk lokal menyebutkan, tentara Zionis telah melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan, Sabtu (26/7) dengan menembak warga Palestina di gerbang distrik Khazaah, sebelah timur Khanyunis, selatan Gaza. Tatkala mobil ambulan berupaya masuk wilayah Khazaah yang mengalami pembantaian keji, pasukan khusus militer Zionis menembaki mereka mengakibatkan mobil tersebut kembali ke tempat semula, demikian saksi mata seperti diberitakan Pusat Informasi Palestina.
Sementara itu, para pejabat dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Qatar dan Turki, serta PBB berkumpul di Paris dalam upaya menyusun kesepakatan gencatan senjata jangka panjang.
Media Israel melaporkan para pejabat tersebut menyerukan perpanjangan gencatan senjata 12-jam antara Israel dan HAMAS di Jalur Gaza.
Sumber : Antaranews.com, Infopalestina.com



Komentar

Postingan populer dari blog ini